Rabu, 06 Maret 2013

Aphasia ( Otak )


Deskripsi

Aphasia adalah gangguan yang menyebabkan penderita kesulitan untuk berkomunikasi. Ini biasanya terjadi tiba-tiba, setelah stroke atau cedera kepala. Tetapi bisa juga datang secara bertahap.

Aphasia dapat mempengaruhi kemampuan untuk mengekspresikan dan memahami bahasa, baik lisan maupun tertulis. Jumlah cacat tergantung pada lokasi dan beratnya kerusakan otak yang penyebabnya. Menurut Afasia National Association, kelainan menimpa sekitar satu di setiap 250 orang, paling sering orang tua.

Penyebab

Penyebab paling umum dari aphasia adalah kerusakan otak akibat stroke (penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak). Ini merupakan gangguan suplai darah yang dapat menyebabkan kematian sel otak atau kerusakan di daerah otak yang berfungsi mengendalikan bahasa. Kerusakan otak bisa disebabkan oleh cedera berat pada kepala, tumor, infeksi atau proses degeneratif.

Gejala

Seseorang dengan aphasia dapat:

* Berbicara dalam kalimat pendek atau tidak lengkap

* Berbicara dalam kalimat-kalimat yang tidak masuk akal

* Tidak memahami pembicaraan orang lain

* Menafsirkan bahasa kiasan secara harfiah

* Menulis kalimat-kalimat yang tidak masuk akal

Pengobatan

Perawatan utama untuk aphasia adalah terapi wicara yang berfokus pada belajar kembali dan mempraktekkan kemampuan berbahasa dan menggunakan alternatif atau tambahan metode komunikasi. Anggota keluarga sering berpartisipasi dalam proses terapi dan berfungsi sebagai mitra komunikasi penderita aphashia
Keywords :
afasia adalah, penyakit afasia, penyebab penyakit afasia, penyakit apashia, penyakit aphasia, artikel lengkap mengenai afasia
Artikel Berhubungan Aphasia ( Otak )


Dysarthria ( Mulut,Lidah )


Transient Ischemic Attack (TIA) (Darah; Otak)


Hemorrhagic Stroke (Dada, Jantung, Paru-paru; Otak)


Disleksia ( Perilaku, Emosi, Kejiwaan ) Aphasia ( Otak )



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar