Selasa, 27 November 2012

"MANFAAT MENYIMAK "

Manusia adalah makhluk sosial. Mereka selalu hidup berkelompok, mulai dari kelompok kecil sampai dengan kelompok besar. Interaksi antarkelompok didukung dan ditopang oleh alat komunikasi vital yang mereka miliki bersama, yaitu bahasa. Kenyataan ini berlaku baik bagi masyarakat tradisional maupun modern. Jelas dalam masyarakat diperlukan keterampilan menyimak sebagai sarana interaksi antarmanusia satu dengan manusia lainnya.
         Simakan kosakata pertama sangat menentukan keterampilan berbahasa lainnya. Semakin banyak dan semakin sering seseorang menyimak kosakata, pola-pola kalimat, intonasi, dan sebagainya maka semakin berkembang pula keterampilan berbicara. Apabila sudah ada tradisi menyimak di kalangan masyarakat, keterampilan membaca dan menulis pun turut berkembang. Dari uraian itu maka tidak mengherankan jika para ahli menyimpulkan bahwa keterampilan menyimak merupakan dasar dari keterampilan berbahasa yang lainnya.
         Menurut Setiawan (dalam Niniek 2004: 51), manfaat menyimak adalah: (1) menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup yang berharga bagi kemanusiaan, sebab menyimak memiliki nilai informatif, yaitu memberikan masukan-masukan tertentu yang menjadikan kita lebih berpengalaman, (2) meningkatkan intelektualitas serta memperdalam penghayatan keilmuan dan khasanah ilmu kita, (3) memperkaya kosakata kita, menambah perbendaharaan ungkapan yang tepat, bermutu, dan puitis. Orang yang banyak menyimak komunikasinya menjadi lebih lancar dan kata-kata yang digunakan pun lebih variatif jika dibandingkan dengan orang yang jarang menyimak, (4) memperluas wawasan, meningkatkan penghayatan hidup, serta membina sifat terbuka dan objektif. Orang cenderung lebih lapang dada, dapat menghargai pendapat dan keberadaan orang lain, tidak picik, dan tidak sempit pikiran, (5) meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial. Melalui menyimak kita dapat mengenal seluk-beluk kehidupan dengan segala dimensinya. Kita dapat merenungi nilai kehidupan jika bahan yang disimak baik sehingga menggugah  semangat kita untuk memecahkan masalah, (6) meningkatkan citra artistik jika yang yang kita simak itu merupakan bahan simakan yang isinya halus dan bahasanya menarik. Menyimak dapat menumbuhsuburkan sikap apresiatif, sikap menghargai karya atau pendapat orang lain, serta dapat meningkatkan selera estetis kita, (7) menggugah kreativitas dan semangat mencipta kita untuk menghasilkan ujaran-ujaran dan tulisan-tulisan yang berjati diri. Jika banyak menyimak, kita akan mendapatkan ide-ide cemerlang dan segar, selain itu kita juga mendapatkan pengalaman hidup yang berharga. Semua itu akan mendorong kita giat dan kreatif dalam berkarya.
          Semua manfaat itu diharapkan dapat tercapai dalam kegiatan menyimak,  namun dalam penelitian ini manfaat utama yang diperoleh adalah menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup yang berharga bagi kemanusiaan serta meningkatkan dan menumbuhkan sikap kritis. Hal ini dikarenakan menyimak yang dilakukan adalah menyimak laporan perjalanan yang merupakan materi kebahasaan yang perlu dimengerti dan dipahami unsur-unsur yang terkandung di dalamnya yang berkaitan dengan kenyataan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar